Pages

Showing posts with label motivation. Show all posts
Showing posts with label motivation. Show all posts

Thursday, July 10, 2014

Palestin : Mereka golongan terpilih, anakku

Palestin diserang lagi...dalam kemuliaan Ramadhan 1435H ini...

"Ummi, kenapa Israel serang Palestine?"
"  Orang Palestine orang yang terpilih, Allah dan rasul di pihak mereka.  Itulah ujian untuk mereka, sebab Allah sayang dengan mereka. "

Anakku,
Yang lebih ummi risaukan keselamatannya bukan anak-anak Palestine di bumi barakah itu...tetapi anak-anak di bumi ini, negara kita, negeri kita, rumah kita ini.

Anak-anak Palestin lahir dalam semangat jihad dan kesusahan,
tetapi anak-anak kita lahir dalam kelalaian dan kesenangan.

Anak-anak Palestin kenal jelas siapa musuh mereka,
tetapi anak-anak kita keliru siapa musuh mereka.

Anak-anak Palestin benci dengan ancaman agama mereka,
tetapi anak-anak kita suka dan sayang dengan ancaman agama mereka.

Anak-anak Palestin tinggi tawakkal dan harapannya kepada Allah,
tetapi anak-anak kita tinggi pergantungannya kepada ibubapa.

Kematian syahid menjadi impian anak-anak mereka,
tetapi cinta dunia selamanya menjadi buruan anak-anak kita.

Perang menentang kuffar itu permainan mereka,
perang di dalam game dan superhero rekaan menjadi permainan kita.

Sungguh,
Yang lebih ummi risaukan adalah anak-anak kita,
Jika boleh mahu ummi dirikan tembok tinggi setinggi tembok yang dibina Israel,
Supaya anak-anak semua terlindung dari musuh yang mengelirukan,
Yang melalaikan dan mengelirukan.
Yang menyeronokkan tetapi menyesatkan.
Musuh dalam gelak ketawa.


Anak-anakku,
Ingatlah pesan rasul...
Di akhir zaman ini...
Air itulah api..
Api itulah air..

"Kalau panjang umur jumpa dajjal nanti, pilihlah api walau diri terbakar. Mati itu pintu. Air sungai syurga itu buat selamanya"

Ya Allah,
Peliharalah zuriat kami dari fitnah dunia yang menipu,
Rezekikanlah hidup dan mati kami hanya untukMu.


Wednesday, July 9, 2014

Child-led learning : Luqman, dajjal & shahih bukhari

Bismillahirrahmaanirrahim.

Pernah tak baca homeschooling quote:
Ummi is not the best teacher, of course, but life is always one..'moment' like this appears once in a while but when it comes at times we're feeling low and like giving up hs...ummi will take it as a sign & reminder from Allah.

Malam semalam ketika cuba mengingatkan anak-anak tentang games-entertainment, bola (world cup ni kaaannn), ummi turut kaitkan dengan fitnah dajjal. Jadi biasalah...anak yang biasa dibenarkan bebas bertanya ini bersuara

"Mana ummi tahu tentang dajjal ni"
" Rasulullah (saw) bagitaulah!"

Rupanya ia tak terhenti di situ...anak yang secara alaminya bersifat curious itu terus bertanya dan bertanya..sehingga lepas subuh, dah tak terbendung lagi...setiap 5 saat dia ulang " cepatlah...mana dia yang nabi cakap pasal dajjal tu..mana, mana, mana"...haisshhh...sabar jelah!

So, here's the child who can barely read fluently, can't even spell (as yet)...and will easily labeled as dyslexic and passed to kelas pemulihan or special school for 3M or LINUS classes by Julai in standard 1...reading hadith on dajjal in the thick, small font, boring black and white sahih bukhari. Mengeja merangka-rangkak only to fulfill his curiousity on what the prophet said about dajjal. To believe that it is for real, not merely stories and fiction...not like ultraman or doraemon. To have faith that everything mentioned by the prophet is true and only the believers will have faith...not the munafiqun and the kaafirun.

No..he definitely won't remember and cannot recall the hadith if you have intention to test him ( oh..he just read 2 hadiths pun, and then said he was tired..."ummi bacakanlah" as usual))...but the precious thing is that he knows that knowledge, when sourced from Rasulullah saw is the right one to follow, and shahih bukhari is one of the book that compile authentic hadiths from the prophet saw. And a reminder, when it comes from Rasulullah saw means that it also a reminder from Allah...

" Dan janganlah kamu mengadakan tuhan lain selain Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu" ( Az-zariyat:51 ) ...an ayat coincidentally read by abang Man this very same morning..alhamdulillah...thank you Allah for this reminder...of why we homeschool, and not to give up our precious little bundle for little worth of dunya has to offer them.

Trust children. They are in the best of fitrah to seek the truth.


Friday, July 4, 2014

twin story : lesson from hafazan

6 tahun...sedang bersedia menunggu ujian saringan

Satu pagi, Luqman datang selepas cuba menghafaz di bilik atas dengan muka sedih. Sebelum tu dia dah hafaz di bawah tapi his another half kept correcting his reading till he got annoyed. He was upset coz he couldn't keep up with Hakeem's progress. When you have another copy of you, competition is inevitable I guess. 

Ummi cuba terangkan....
-Rasulullah saw pun tak pandai baca quran masa malaikat Jibrail as datang bawa wahyu...(and the story of iqra'), yang meletakkan ayat-ayat quran dalam hati baginda hanyalah Allah.

-Ada ketikanya wahyu terhenti, rasulullah saw diejek apabila lama jibrail a.s tidak membawa ayat quran baru...tapi baginda tetap bersabar. Bukan senang Rasulullah saw nak sampaikan quran...kesusahan kita kecil sangat jika nak dibandingkan dengan susah payah Rasulullah saw.

-Rasulullah saw mula menerima wahyu ketika berumur 40 tahun,bukan 4 tahun, sempurna terima quran dan rasulullah saw habis dapat quran bukan 5 tahun, tapi 25 tahun! Sikit sikit,supaya faham dan amal, bukan nak cepat habis.

-Yang menilai pahala kita hanya Allah, lebih susah nak belajar, lebih kuat kita berusaha...lebih banyak pahala di sisi Allah.


Memang setiap anak ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing, walau sama-sama berada dalam rahim, sama-sama masuk ke dunia dan sama-sama melalui kehidupan bersama.

Kisah pertandingan tahfiz 2013

Ketika singgah di yayasan restu, ternampak iklan pertandingan hafazan. Dengan yakin Hakeem dan kakak di daftarkan...Ayman tak mahu, manakala Luqman pula masih kami belum berpuas hati bacaannya, jadi tidak di daftarkan.

Sehinggalah pada hari pertandingan, kami bertanya Luqman samada dia mahu masuk pertandingan...dgn innocent dia menjawab "nak!".(pada waktu itu, dia masih belum boeh membaca dengan lancar).lalu kami cuba melatihnya menghafaz surah-surah lazim..hinggalah pagi ujian saringan...dia sangat positif walau bacaannya tidak sebaik Hakeem. Syukur akhirnya dia berjaya menghadapi ujian saringan, keluar dengan senyuman, bukan stress atau tangisan. Syukur Allah membuka laluan untuk kami homeschool...keyakinan Luqman semakin baik. Jika di sekolah, peluang begini hanya mimpi untuk Luqman. 


Sebaik selepas ujian saringan
Di hati ummi kalian dua adalah pemenang. Hakeem mendapat tempat kedua dalam pertandingan akhir...manakala Luqman pula pemenang utama dalam dirinya. Semoga kalian berdua membesar menjadi sepasang pemimpin...yang bersama-sama menegakkan al-quran Ameen ya Allah :)